post-image

DARI BALI KE PANGGUNG NASIONAL: SIMQUEST.ID SIMULASI SAFETY RIDING

Sebuah gagasan tentang keselamatan lalu lintas membawa Ni Made Arya Diva Laksita, murid SMAS Kristen Harapan, melangkah dari tingkat Provinsi Bali ke panggung nasional. Melalui inovasi dengan judul “Membangun Generasi PEDULI (Pelajar Disiplin untuk Lalu Lintas Indonesia) melalui SIMQUEST.ID”, Diva berhasil meraih Pemenang II Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Bali 2026.

Kompetisi tingkat Provinsi Bali berlangsung secara daring melalui Zoom pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam babak penilaian, setiap peserta mendapat waktu 15 menit untuk mempresentasikan gagasannya dan 15 menit berikutnya untuk menjawab pertanyaan dari dewan juri. Kompetisi tersebut menempatkan inovasi dan gagasan pelajar sebagai bagian dari upaya mendorong budaya keselamatan lalu lintas di kalangan generasi muda.

Hasil perlombaan kemudian ditetapkan melalui Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali Nomor 3490/Dishub/2026. SMA Negeri 1 Ubud meraih Pemenang I, SMAS Kristen Harapan melalui Diva meraih Pemenang II, sedangkan Pemenang III diraih SMA Negeri 1 Sukawati. Berdasarkan keputusan tersebut, Pemenang I dan Pemenang II ditetapkan sebagai Duta/Wakil Provinsi Bali untuk mengikuti pemilihan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut, Diva mempersiapkan inovasinya dan berlatih presentasi dibimbing oleh Ibu Ni Ketut Yuli Santosa, S.Si., M.Ling., untuk melaju ke tingkat nasional, yang berlangsung pada 14–17 September 2026 di Bogor dan Jakarta. Mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”, kegiatan nasional tersebut tidak hanya menjadi arena presentasi karya, tetapi juga ruang belajar dan bertukar pengalaman bagi para pelajar dari berbagai provinsi.

Di tingkat nasional, Diva kembali mempresentasikan inovasi SIMQUEST.ID, sebuah gagasan yang dikembangkan sebagai media simulasi untuk pembelajaran keselamatan berkendara. Selain mempresentasikan inovasinya, para peserta juga ditantang membuat video bertema keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan dengan pendekatan yang dekat dengan gaya generasi Z.

Rangkaian kegiatan nasional diisi dengan berbagai pembekalan. Peserta mendapatkan materi mengenai defensive riding, safety riding, eco riding, dan driving, serta pembekalan tentang perilaku berkeselamatan di jalan. Materi mengenai manajemen kampanye keselamatan dan public speaking turut diberikan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat.

Namun, perjalanan di tingkat nasional tidak hanya berlangsung di ruang presentasi. Keakraban antarpeserta dari berbagai daerah tumbuh melalui gelar budaya dan kegiatan saling bertukar makanan khas daerah. Di tengah perbedaan latar belakang dan budaya, para pelajar menemukan ruang untuk saling mengenal sekaligus berbagi pengalaman tentang persoalan keselamatan lalu lintas di daerah masing-masing.

Pada kesempatan ini, Diva belum berhasil meraih gelar juara pada tingkat nasional. Meski demikian, perjalanan tersebut menjadi pengalaman penting. Ia telah melewati dua tahap kompetisi, membawa gagasan sekolah ke tingkat nasional, sekaligus mendapatkan kesempatan belajar langsung dari berbagai praktisi dan sesama pelajar dari seluruh Indonesia.

Bagi SMAS Kristen Harapan, capaian tersebut tidak berhenti pada sebuah gelar. SIMQUEST.ID diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai media pendamping pembelajaran safety riding, sehingga manfaatnya tidak berhenti setelah kompetisi selesai.

Dari sebuah gagasan yang lahir dari kepedulian terhadap keselamatan di jalan, Diva telah menunjukkan bahwa murid dapat mengambil bagian dalam menjawab persoalan nyata di sekitarnya. Perjalanan dari tingkat provinsi hingga nasional menjadi bukti bahwa ruang belajar dapat hadir di mana saja, termasuk di tengah persoalan lalu lintas yang setiap hari ditemui generasi muda.