KAMI BERBEDA, KAMI BERSAUDARA: PEMBELAJARAN PROYEK MURID KELAS X SMAS KRISTEN HARAPAN
SMAS Kristen Harapan melaksanakan Pembelajaran Proyek dengan judul: Kami Berbeda, Kami Bersaudara, yang dilaksanakan pada 8-12 Desember 2025. Pembelajaran ini diikuti oleh seluruh murid kelas X dengan koordinator Ibu Ria Mulya Purba, S.Si., Theol. didampingi oleh wali kelas X dan guru pendamping lainnya.
Proyek ini dirancang sebagai ruang belajar yang bermakna untuk menumbuhkan pemahaman tentang keragaman, toleransi, dan moderasi beragama, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreativitas murid dalam kehidupan sosial yang majemuk.
Kegiatan diawali dengan Aktivitas 1: “Pengenalan Keragaman di Sekitar”. Dalam aktivitas ini, murid diajak mengamati keragaman sudut pandang melalui kegiatan still life drawing, yaitu menggambar objek di atas meja sesuai dengan apa yang mereka lihat dari sudut pandang masing-masing, tanpa menambah atau mengurangi detail. Hasil gambar kemudian didiskusikan bersama melalui pertanyaan reflektif yang mengaitkan perbedaan perspektif visual dengan realitas sosial di masyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa setiap individu dapat memiliki sudut pandang yang berbeda terhadap objek yang sama.
Selanjutnya, pada Aktivitas 2: “Pengenalan Moderasi Beragama dan Konsep Berpikir Kritis”, murid memperdalam pemahaman konseptual. Mereka menyusun peta konsep tentang moderasi beragama serta membuat ringkasan konsep berpikir kritis berdasarkan video pembelajaran yang ditayangkan. Aktivitas ini bertujuan membekali siswa dengan landasan berpikir yang terbuka, reflektif, dan bertanggung jawab dalam menyikapi perbedaan.
Pemahaman tersebut kemudian diperdalam melalui Aktivitas 3, di mana murid diajak menganalisis kasus intoleransi beragama yang pernah terjadi di Indonesia. Melalui diskusi kelas, siswa mengidentifikasi bentuk-bentuk intoleransi serta merumuskan tindakan moderasi beragama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Memasuki tahap berkarya, Aktivitas 4 dan 5 difokuskan pada persiapan dan penyelesaian karya bertema “Kami Berbeda, Kami Bersaudara”. Murid bekerja secara berkelompok untuk merancang ide, menentukan target pencapaian, hingga menghasilkan karya kreatif yang merepresentasikan nilai-nilai moderasi beragama. Hasil karya tersebut kemudian dipresentasikan di depan kelas, sementara ruang kelas didekorasi sebagai persiapan pameran.
Sebagai bagian dari refleksi dan publikasi pembelajaran, setiap kelompok juga membuat video singkat berdurasi maksimal 1,5 menit yang menampilkan proses pembuatan karya serta pemahaman mereka tentang moderasi beragama. Kegiatan puncak ditandai dengan deklarasi “Kami Berbeda, Kami Bersaudara”, di mana siswa membubuhkan cap dua jari menggunakan cat pada banner bergambar peta Indonesia. Para guru dan staf pegawai sekolah turut ambil bagian sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam merawat keberagaman.
Melalui proyek ini, SMAS Kristen Harapan Denpasar menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter, empati, dan kesadaran hidup berdampingan dalam perbedaan, sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama.




